Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pertanian

Bakteri, Cendawan, dan Mikroorganisme baik pada MOL atau POC

-           Pada susu, yogurt dan sejenisnya mengandung bakteri lactobacilus bulgonicus, streptococus lactid dan termopilus, juga jamur penicilium leguiforti, propiomi bacterium, lactobacilus casea -           Pada Tempe dan Kedelai terdapat jamur rhizopus oligosphorus, stolomiferus, oryzae, dan aspergilus oryzae -           Pada oncom kacang tanah terdapat jamur neurospora sitophyla -           Pada beras, air leri, bekatul, tape terdapat bakteri sacharomyces dan jamur endomycopsis fibulegera -           Pada singkong, tape singkong terdapat bakteri sacharomyces dan jamur endomycopsis fibulegera -           Air kelapa mengandung bakteri acetobacter xylinum, -         ...

Jenis dan Cara membuat POC atau Mol

    Pupuk organik cair (POC) adalah pupuk yang tersedia dalam bentuk cair. POC dapat diartikan sebagai pupuk yang dibuat secara alami melalui proses fermentasi sehingga menghasilkan larutan hasil pembusukan dari sisa tanaman, maupun kotoran hewan atau manusia. Dibandingkan pupuk anorganik, POC relatif lebih baik karena terhindar dari bahan-bahan kimia/sintetis serta dampak yang baik bagi kesehatan. Salah satu keunggulan POC yaitu mampu mengatasi terjadinya defisiensi unsur hara dan menyuplai hara dengan cepat. Selain itu POC juga memiliki bahan pengikat sehingga larutan pupuk yang diberikan ke permukaan tanah bisa langsung digunakan oleh tanaman. POC terdiri dari mikroorganisme yang berperan penting dalam membantu pertumbuhan tanaman Mikroorganisme merupakan makhluk hidup yang sangat kecil dengan kemampuan sangat penting dalam kelangsungan daur hidup biota di dalam biosfer. Mikroorganisme mampu melaksanakan kegiatan atau reaksi biokimia untuk melangsungkan perkembangbiakan s...

Benarkah Berkebun Organik akan menjadi tren di tahun 2024?

     Berkebun Organik adalah salah satu cara bercocok tanam tanpa menggunakan pupuk kimia, lebih tepatnya penggunaan dan pemanfaatan bahan organik yang ada disekitar kita seperti contoh pemanfaatan limbah air cucian beras, sisa sayuran dan kulit buah-buahan dan juga sisa makanan sehari hari juga bisa diolah menjadi agen hayati.       penggunaan pupuk kimia yang berlebihan justru sangat merugikan ekosistem yang ada didalam tanah, banyak bakteri, jamur, dan mikroorganisme baik yang hidup didalam tanah yang mati jika kita sering menggunakan pupuk atau pestisida kimia pada tanah dan tanaman.      pada dasarnya disekitar kita banyak sekali bahan yang bisa kita olah menjadi agen hayati penyubur tanah dan pengendali hama seperti pemanfaatan sabut kelapa sebagai media tanam, air cucian beras untuk membuat pupuk cair, puntung rokok pun tak kalah bagusnya untuk mencegah penyakit dan hama menyerang tanaman kita.      Berkebun organik meng...